Senin, 08 Juni 2015

EKSPEDISI GUNUNG BUDHEG KABUPATEN TULUNGAGUNG

EKSPEDISI GUNUNG BUDHEG KABUPATEN TULUNGAGUNG
DALAM RANGKA
HARI PENDIDIKAN NASIONAL


Assalamu'alaikum wr.wb gaaaeesss!!!
Yo...yo...yo...sudah pada tau Gunung Budheg belum ya? Itu tuuuh...lagi-lagi yang kemarin tayang di Trans TV tuh meenn, dalam program acara My Trip My Adventure. Iyaaa...iyaaa, ituuu...nah baru dibilangin udah pada iya semua, pake bareng lagi...xixixixi...

Gunung Budheg tuh dalam bahasa Jawa mempunyai arti tuli, merupakan salah satu gunung yang mempunyai sejarah panjang dan berkaitan dengan Babad Tulungagung loh gaes, kenapa? Karena konon ceritanya, Gunung Budheg ini adalah gunung yang di atasnya ada si Joko Budheg, yang menjadi batu karena dikutuk oleh ibunya. Joko Budheg menghadap langsung ke Gunung Mbolo, tempat Nyi Roro Kembang Sore tinggal dan disemayamkan...bla bla bla... Pokoknya gitu lah, tanya Mbah Gugel aja kalo ngga percaya!! Wkkwkwkwk...

Dari pada ane kebanyakan cing cong, ini saya kasih penampakannya dulu....

 Puncak Dua Gunung Budheg

Rekan-rekan dari Radio Perkasa FM yang kebetulan sama-sama hiking

Sunrise di Puncak Gunung Budheg

Gunung Budheg (671ft dpl) berada di Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Indonesia. Sebenernya tau kalau gunung ini indah sih udah dari zaman ane SD dulu siiih pas Pramuka gitu tuuuh, kan kita sering pasang MERAH PUTIH di puncak Gn. Budheg ini gaes. Tapi tau sendiri lah yaaa...jaman-jaman ane SD tuh belum musim yang namanya SELFIE!! Boro-boro selfie, kamera aja masih pake kamera poket roll film, yang kadang angus kalo ga bener pasangnya, wkwkwk...

Nah, kemarin-kemarin tuuuh, pada rame banget broh 'n sistah dari mana-mana kok pada berbondong-bondong kemping di gunung ini. Udah gitu tuuuh fotonya keren-keren suwer, yaaaa ane lihat itu di instagram sih meennn... Tapi sumpah, itu nikin ngiri. Embak-embak itu jauh-jauh datang dari luar Jatim hanya untuk ngapelin si Budheg. Oooooh men...sebagai putra daerah, ane malu dong yaaa kalo ngga ikut mempromosikan aset di Tulungagung *dengan nada serius!!
Hahaha, akhirnya nih kemaren pas HARDIKNAS ane ama si sista tuuuh berencana gila untuk ikutan menggila bersama si Budheg, nah loh...ribet ga tuh?!
Ya intinya, kita berdua mempersiapkan semua peralatan nge camp, seperti beli tenda (jangan ditiru, karena bisa nyewa), dan segala macam pernak-pernik adventure secara lengkap. Begitu udah READY, berangkatlah kita menuju SANG BUDHEG. 

PETUNJUK ARAH MENUJU GUNUNG BUDHEG
Dari pusat kota Tulungagung (baca: Taman Aloon-Aloon), kita ambil arah menuju perempatan TITIK NOL KM atau kalau dulu namanya PEREMPATAN TT. Kemudian lurus ke selatan sampai di PEREMPATAN TAMANAN dan terus masih lurus menuju PEREMPATAN PASAR BURUNG BEJI. Dari perempatan pasar burung, masih lurus gass poll sampai menemukan perempatan lampu merah kuning ijo, nah itu adalah PEREMPATAN PASAR BOYOLANGU. 
Dari perempatan tersebut, masih lanjutkan dengan lurus ke selatan, sampai kira-kira sekitar 500 meter, ada POM BENSIN PERTAMINA PASTI PAS di sebelah kanan jalan. Hati-hati gaes....kalo udah sampe situ tuuuh...kita mesti jalan pelan karena harus nengok ke kiri untuk nyari INDOMARET atau ALFAMART ane lupa, pokoknya ituuu ngga jauh dari depan POM, yaaa agak ke selatannya gitu laaah kira-kira 50 meter aja kok. Kalau udah nemu si INDOMARET atau ALFAMART tadi tuh, sebelah kirinya ada GANG dengan jalan ala kadarnya (baca: semi off road), hahahaha... Dan, kita belok kiri masuk gang tadi. Udah, lurus aja sampai ada pertigaan, ambil kanan, lurus sekitar 200 meter, sebelah kiri jalan ada tulisan TEMPAT PARKIR GUNUNG BUDHEG 24 JAM. Nah kita titipin deh motor kita disono noooh...

ATURAN & PERSIAPAN PENDAKIAN
Setelah kita parkir motor dengan woles, kita udah senyum-senyum nih (ane ama si sista), kita semangat banget buat "nyerunthul" ke lokasi dengan jingkrak-jingkrak kegirangan ga jelas, eeeeeh dipanggil noh ama bapak parkirnya, yang cewek harus nyerahin KTP nya gaes, demi kemanan dan keselamatan niiih...prok prok prok... Ooooh siap lah pak, kita adalah pendaki yang baik kok!! 

Oke broh 'n sistah, setelah kita nyatet nama sambil nyerahin KTP tadi tuh, kita akan diarahkan menuju BASE CAMP pendakian. Dimana semua calon pendaki harus mengisi form dengan lengkap, bayar biaya kebersihan Rp 2000/person tapi kabarnya nih sekarang naik jadi Rp 5000/person (ane yakin uang saku kalian lebih kok), terus kita ada semacam interview dan siapa-siapa nya yang menjadi pemimpin alias leader dari pendakian saat itu. Ya iyalah men, secara nih kita cuma dua gelintir iniiiih, dan pastilah ane yang jadi leader pendakian, meski sama-sama ga jelasnya, wkwkwkwk...oke go go go...!!!

JALUR & TRACK PENDAKIAN
Usai nulis-nulis tadi barulah kita dihadapkan ke track hiking yang membuat dada berdegup kencang (baca: ngos-ngosan). Kenapa? Karena jalur pendakian di gunung ini benar-benra berbeda dengan jalur pendakian gunung-gunung lain men, yaitu full hiking tanpa ada rest area secuilpun!! Jadi dari awal pendakian, kita akan terus mendaki, mendaki, dan mendaki.

Hiking Track Gunung Budheg yang menanjak dari awal sampai puncak

Bila beruntung, kita akan bertemu dengan anak-anak ajaib yang super duper gesit (bukan tuyul, ini beneran anak orang). Mereka akan senantiasa menunjukkan jalan aman jalur pendakian, sembari membawakan peralatan yang kita bawa dengan alay dari rumah!! Tar kalo udah sampai puncak, kasih lah mereka seikhlasnya, dan mereka ngga ada tarif kok, bener-bener lucu sih mereka, sumpah gokil!!

 Noh penampakan bocah-bocah ajaib Gunung Budheg

TITIK TEREKSTRIM JALUR PENDAKIAN
Oke...oke...nanjak nanjak dan nanjak...oke laaah (dalam hatiku bernyanyi), tapi.. *jreng jreng jreng setelah kita menanjak selama 1 jam, kita akan dihadapkan kepada tebing sepanjang 10 meter yang langsung berhadapan dengan jurang terjal sedalam 500 meter di bawah kita. Uuuuuggh iki piye iki, pake tambang pula!! Ini climbing niiih... Tau ngga kenapa kita bergeming? Jadi, Tulungagung semalam suntuk diguyur hujan lebat, itu membuat track pendakian super duper licin gillax's!! Dan tebing itu seingat saya namanya TEBING BUKIT SELENDANG!!


 Jalur Menuju Tebing Selendang

   Antri untuk Climbing melewati Tebing Selendang

Setelah melewati TEBING SELENDANG ini, track masih cukup terjal dan licin saat hujan. Kira-kira dari titik ini, perjalana ke puncak masih harus dilalui dalam waktu 15 menit saat normal, dan 35 menit saat licin terguyur hujan. 
Saat ane kemari nih men, berangkat mendaki pukul 16.00, dan sampai di puncak pada 17.30. Bawalah minum yang cukup! (baca: cukup banyak) xixixixi...

TIPS MEMBANGUN TENDA DOME
Sesampainya di puncak, kita langsung deh membangun tenda di puncak dua (lokasi yang aman untuk membangun tenda), masih sepi...dan beberapa saat kemudian barulah disusul oleh pendaki-pendaki yang lain. Tempat yang aman untuk mendirikan tenda dome adalah di puncak dua nya gunung budheg gaes, karena di puncak satu itu sempit dan bebatuan keras, sementar puncak dua meskipun batuan juga, akan tetapi masih banyak tanahnya kok, jadi pasak tenda bisa nancap dan tenda aman dari terpaan angin serta guyuran hujan.

Membangun Tenda DOME di puncak dua

PENGALAMAN-PENGALAMAN INDAH PENDAKIAN
Saat malam di puncak Gunung Budheg, kita bisa melihat langsung kota Tulungagung dengan gemerlapan cahaya lampu yang benar-benar memukau. Namun ane ngga bisa mengabadikan, karena terpaan awan cumulonimbus yang senantiasa menghempas area camp kita. Jadi cukup kita nikmati dengan mata lah yaw. Oh iya, untuk sholat maghrib, isya, shubuh, ane bikin plastik di depan tenda gitu tuuuh buat alas sholatnya, dan wudlunya pake tayyamum. Tapi nih yaaa tapi...pas abis maghrib, alas plastik ane udah lenyap...hihihi itu karena dipake pendaki lain buat alas tenda mereka...iyaa gpp kok...ga papaaaa.... *sambil melotot melotoott...wkwkwk..

Tibalah saat pagi di Gunung Budheg, ini benar-benar moment yang ditunggu-tunggu semua pendaki. Tinggal bagaimana caranya kita bisa eksplorasi penuh terhadap moment-moment itu gaaaessss...

 Ritual wajib pendakian yaitu
Kibar Bendera Merah Putih

 Ada kupu-kupu juga di puncak gunung

 Bersama si sistaah yang tadi ane bilang noooh
Keren kan kita yaaah...

 Numpang senyum dari puncak aaah...

Oh iyaa, kita nih kan Cakrawala Adventure gaes, gabungnya ya saat di Gunung Budheg ini, hihihih... Ketemu bentar udah jadi sodara loh kita... Alhasil, kita pun turut mengibarkan bendera Cakrawala Adventure yang pada saat itu beranggotakan mas mas yang hensem-hensem, yaaa meski masih hensem saya dikit lah...xixixixi...


 Iniloh kita gaes "Cakrawala Adventure"
Cadalweiss dalam Ekspedisi Gunung Budheg

Noooh lagi Cakrawala Adventure Team
Cadalweiss dalam Ekspedisi Gunung Budheg

Mas Bagus Rebung yang rela berkorban demi Pak Ketua
Woooiii...senyum dong paaaak...udah nunduk-nunduk gini juga guwaaaa...!!!

TIPS-TIPS PENTING PENDAKIAN GUNUNG BUDHEG!!!
1. Pastikan cuaca saat sebelum dan sesudah pendakian adalah terang benderang dan tidak hujan.
2. Bawalah air minum untuk keperluan PP karena ngga ada orang jualan di puncak gunung.
3. Kenakan kostum yang sesuai intuk pendakian, dalam artian ya wajar aja buuu...jangan pake baju alay!
4. Kenakan sendal atau sepatu untuk mendaki gunung, karena sudah teruji serta memenuhi syarat saat cuaca buruk sekalipun.
5. Kenakan kaos tangan untuk kenyamanan dan ketangguhan.
6. Kenakan kaos kaki untuk mempererat pijakan.
7. Bawalah tenda sendiri, jangan nebeng ke pendaki lain. Sesuaikan tenda dengan jumlah taem.
8. Bawalah lotion anti nyamuk, karena sumpah nyamuk disana semuanya kelaparan gaes...
9. Bawalah makanan secukupnya, sesuaikan dengan perut masing-masing.
10. Bawalah sampahmu kembali turun.
11. JANGAN LUPAKAN SHOLAT 5 WAKTU!!!


Okelah broh 'n sistah, sekian dulu yah pengalaman pendakian gunung budheg! Siapkan fisikmu sebelum ber adventure, jadilah traveller yang baik serta ramah lingkungan ya gaes...!!!
Tengkyuuuuu....


Special thanks to:
1. BAPAK & IBUKU TERSAYANG
2. My Sistaaaah (Lulut Eryda D.)
3. Cakrawala Adventure (Caladweiss)
4. Si Kucrut putihku yang senantiasa mengantarku kemana-mana.

Wassalamu'alaikum wr.wb...





20 komentar:

  1. Sukses buat blog nya bro....

    BalasHapus
  2. siiip...mantap tuh mas rey...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe iya muantab surantab mbak...camping murah meriah dan indah...xixixi...

      Hapus
  3. kerennn mass. sama-sama belajar yaaaa ;)
    http://miskandarz.blogspot.com/

    BalasHapus
  4. mantap gan mungkin bisa nambahin referensi blog saya

    http://holatulungagung.blogspot.com/2015/08/gunung-budeg-keindahan-kota-tulungagung.html

    BalasHapus
  5. Rumah saya ada di sebelah utaranya pas mas...

    BalasHapus
  6. Rumah saya ada di sebelah utaranya pas mas...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah sip donk ya, kalo gitu tar kpn2 boleh donk kita muncak bareng mas, hehehe

      Hapus
  7. Maksih mas bro!!! Nunggu cewek nya libur kerja ya hehe...hari selasa langsung cus����

    BalasHapus
  8. Maksih mas bro!!! Nunggu cewek nya libur kerja ya hehe...hari selasa langsung cus����

    BalasHapus
  9. Kalau Aku ke gunung budeg lebih sering liwat jalur utara trus turun jalur barat biar sensasinya keren, ini alamatku http://www.ibnuwajak.id/2016/04/gunung-budeg-jalur-utara-jalur-barat.html bisa jadi manfaat

    BalasHapus
  10. Itu gunung yang kelihatan dari jalur lintas selatan kan

    BalasHapus